google-site-verification=gfATDse62JAhcF5Mf93Vb4QKJgJO_Q1MtOQMoS7768Y Kunci Jawaban Buku Tema 2 Kelas 5 Subtema 2 Pembelajaran 1 - Contoh RPP SD dan Soal SD
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kunci Jawaban Buku Tema 2 Kelas 5 Subtema 2 Pembelajaran 1

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 2 Udara Bersih Bagi Kesehatan, Subtema 2 Pentingnya Udara Bersih Bagi Pernapasan, Pembelajaran 1


apologiku.com - Sobat pembelajar, pada kesempatan ini kita akan kembai mengupas materi dalam buku tematik kelas 5 tema 2 udara bersih bagi kesehatan, subtema 2 pentingnya udara bersih bagi pernapasan, dengan pusat pembahasan pada pembelajaran 1. Berikut ini ulasannya yang dikemas dalam Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 2 Udara Bersih Bagi Kesehatan, Subtema 2 Pentingnya Udara Bersih Bagi Pernapasan, Pembelajaran 1.

Dayu batuk-batuk saat menghirup udara bercampur asap kendaraan bermotor. Sebaliknya, saat menghirup udara di bawah pohon rindang, Dayu merasa nyaman. Udara di bawah pohon rindang terasa segar. Sedangkan asap kendaraan bermotor menjadikan udara kotor. Udara kotor menyebabkan gangguan pernapasan.

Apa saja penyebab terjadinya gangguan pernapasan? Berikut faktorfaktor penyebab gangguan pernapasan.

1. Faktor Fisik

Adanya kelainan pada organ pernapasan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Misalnya pada bayi terlahir dini (prematur) organ pernapasannya mungkin belum sempurna sehingga memerlukan alat bantu pernapasan.

2. Faktor Penyakit

Banyak penyakit menyebabkan gangguan pada pernapasan. Misalnya influenza, asma, bronkitis, emfisema, dan kanker paruparu.

3. Faktor Lingkungan

Kita bernapas untuk menghirup oksigen. Lingkungan kotor, asap kendaraan, asap pabrik, dan asap rokok mencemari udara. Udara tercemar menyebabkan ketersediaan oksigen menipis sehingga kita merasa sesak saat bernapas.
***
Kamu telah mengetahui berbagai penyebab gangguan pada pernapasan manusia. Lakukan kegiatan berikut bersama teman kelompokmu.
"Buatlah bagan/diagram/model tentang penyebab terjadinya gangguan pada alat pernapasan manusia. Kemudian, ceritakan bagan/diagram/model tersebut di depan kelas."
Salah satu faktor penyebab gangguan pernapasan adalah lingkungan. Banyak berita tentang pengaruh lingkungan bagi kesehatan, terutama pernapasan. Berikut cuplikan salah satu berita di Majalah Tempo edisi 21-27 September 2015.

Kuldesak Lantaran Jerebu

     Aroma sangit asap dari lahan yang terbakar menusuk hidung warga Pekanbaru, Riau. Pada Selasa pekan lalu, seantero kota diselimuti kabut. Jalanan lengang dan pagi itu meredup lantaran sinar matahari tersaput asap. Kebanyakan penduduk memilih tinggal di rumah. Meski begitu, asap tetap
masuk lewat ventilasi.
     “Tak ada lagi tempat berlindung. Di rumah saja sudah tak aman,” ujar Asep Dadan Muhanda kepada Tempo.
     Khawatir terhadap kesehatan dua anaknya yang masih kecil, pria 34 tahun itu memboyong keluarganya ke luar kota. Dari rumahnya di Kecamatan Tampan, Asep mengungsi ke tempat sanaknya di Kota Bukittinggi. Apalagi sekolah dasar anak sulungnya diliburkan hingga waktu yang tak pasti. Hampirsemua sekolah di Pekanbaru telah diliburkan sejak awal September lalu.
     Langkah meninggalkan Riau untuk sementara waktu memang tepat. Menurut pantauan satelit Terra dan Aqua milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), angin membawa asap kebakaran lahan dari Sumatra Selatan dan Jambi ke Riau. Itu berarti asap akan terus menumpuk di Riau jika tidak ada penanganan.
     Asap pembakaran jelas berbahaya karena mengandung partikel kimia yang tak cocok bagi tubuh manusia. Ada partikel kasatmata dan partikel tak kasat mata. Partikel kasatmata berupa debu. Partikel tak kasatmata berupa sulfur dioksida, karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan ozon. Jika seluruh
partikel melebihi 350 part per million (ppm), akan timbul penyakit.
     Indeks pencemaran udara di Riau mencapai level 710 ppm. Ini berarti petaka bagi penduduk. Terbukti, jumlah pengidap gangguan pernapasan tinggi. Dinas Kesehatan mencatat ada 26 ribu lebih pengidap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), 3.000 lebih penderita iritasi mata dan kulit, 1.200
penderita asma, serta 500 pengidap pneumonia.
*****
Dari bacaan “Kuldesak Lantaran Jerebu” di atas, buatlah pertanyaan dengan kata tanya apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa. Kemudian tuliskan jawaban dari pertanyaan tersebut. Tulislah dalam bentuk tabel seperti contoh berikut.

Kunci Jawaban Halaman 54 Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 1

Kata Tanya "apa"

Pertanyaan:
  1. Apa penyebab asap di Riau?
  2. Apa yang menyelimuti kota Pekanbaru?
  3. Apa yang dilakukan warga untuk menghidari kabut asap?
  4. Apa nama satelait miliki NASA yang memantau kebakaran di Riau?
  5. Apa dampak kabut asapa terhadap kesehatan manusia? 
Jawaban:
  1. Penyebab asap di Riau adalah kebakaran hutan
  2. Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap tebal
  3. Kebanyakan penduduk memilih tinggal di rumah dan lainnya memilih untuk mengungsi ketempat yang lebih aman
  4. Satelit Terra dan Aqua
  5. Kabut asap yang mengandung partikel kimia dapat menimbulkan penyakit

Kata Tanya "Siapa"

Pertanyaan:
  1. Siapa nama narasumber yang memboyong keluarganya ke luar kota dalam berita tersebut?
  2. Siapa yang mengungsi ke Kota Bukittinggi?
  3. Siapa yang melakukan pantauan terhadap kebakaran hutan?
  4. Siapa yang bertugas mencatat korban yang terdampak kabut asap?
Jawaban:
  1. Narasumber yang memboyong keluarganya ke luar kota dalam berita tersebut bernama Asep Dadan Muhanda.
  2. Yang mengungsi ke Kota Bukittinggi adalah Asep Dadan Muhanda
  3. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA)
  4. Yang mencatat korban akibat kabut asap adalah Dinas Kesehatan terkait

Kata Tanya "Dimana"

Pertanyaan:
  1. Dimana kebakaran hutan terjadi?
  2. Dimana tempat pengungsian Asep Dadan Muhanda
  3. Dimana angin membawa asap kebakaran dari Sumatera Selatan dan Jambi?
Jawaban:
  1. Kebakaran hutan terjadi di Sumatra Selatan dan Jambi.
  2. Asep Dadan Muhanda Mengungsi ketempat sanaknya di Kota Bukittinggi
  3. Angin membawa asap kebakaran dari Sumatera Selatan dan Jambi Ke Riau

Kata Tanya "Bagaimana"

Pertanyaan:
  1. Bagaimana upaya penduduk Riau menyelamatkan diri dari bahaya asap?
Jawaban:
  1. Sebagian penduduk Riau ke luar wilayah sementara waktu untuk menyelamatkan diri dari bahaya asap.

Kata Tanya "Mengapa"

Pertanyaan:
  1. Mengapa langkah meninggalkan Riau sementara waktu dianggap tepat?
  2. Mengapa jumlah pengidap penyakit pernapasan meningkat? 
Jawaban:
  1. Langkah meninggalkan Riau sementara waktu dianggap tepat karena angin membawa asap kebakaran dari Sumatra Selatan dan Jambi ke Riau.
  2. Karena kabut asam mengandung senyawa kimia yang mengganggu pernapasan

Post a Comment for "Kunci Jawaban Buku Tema 2 Kelas 5 Subtema 2 Pembelajaran 1"