Kunci Jawaban Buku Tema 3 Kelas 5 Subtema 1 Pembelajaran 4

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 3 Makanan Sehat, Subtema 1 Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan? Pembelajaran 4

apologiku.com - Sobat pembelajar, kali ini rilis kembali artikel kunci jawaban untuk materi kelas 5 Tema 3 Makanan Sehat, Subtema 1 Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan? khususnya untuk pembelajaran 4. Untuk lebih memudahkan sobat pembelajar, perlu diketahui bahwa artikel ini adalah pembahasan buku tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 halaman 27, 28, 29, 30, 31 dan 32, 33.

Ayo Membaca

Cermati percakapan Siti dan Lani, bacalah percakapan mereka secara bergantian!
Siti : “Ternyata tidak hanya buah-buahan yang bermanfaat untuk tubuh kita. Sayuran pun memiliki manfaat yang luar biasa, lho!”
Lani : “Aku lebih suka wortel dibandingkan dengan sayuran lainnya.”
Siti : “Oh, ya? Mengapa kamu lebih suka wortel, Lan?”
Lani : “Tentu saja aku lebih suka wortel karena wortel mengandung vitamin A yang tinggi. Wortel ini sangat baik untuk mataku.”
Siti : “Oh, iya juga ya, Lan. Aku jadi ingin lebih tahu tentang wortel dan petani wortel.”

Ayo Berlatih

Buatlah sebuah peta pikiran dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut.
  1. Dari mana sayur kita dapatkan?
  2. Siapa yang menanam sayur?
  3. Apakah peranan petani bagi kehidupan kita?
  4. Bagaimana cara petani sayur memanfaatkan lingkungan hidup?

Petunjuk jawaban:

  1. Sayur didapatkan dari hasil kebun
  2. Orang yang menanam sayur adalah mereka yang bekerja dikebun/petani
  3. Petani berperan penting bagi kehidupan karena petani menyediakan bahan makanan pokok untuk kehidupan manusia
  4. Petani sayur memanfaatkan lingkungan hidup dengan cara menggarap lahan untuk dijadikan lokasi bercocok tanam untuk menghasilkan bahan makanan pokok.

Ayo Membaca

Mengenal Wortel

     Sayuran termasuk daftar makanan yang harus dikonsumsi setiap hari. Seperti halnya buah-buahan, sayuran juga menyuplai serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar proses pencernaan. Banyak sekali jenis sayuran yang dapat kita pilih untuk dikonsumsi, baik untuk dimasak, dimakan sebagai lalap, maupun dibuat menjadi jus. Dibuat seperti apa pun, kita masih tetap bisa merasakan manfaat sayuran bagi kesehatan kita.
     Salah satu contoh sayuran yang bermanfaat adalah wortel. Wortel baik untuk kesehatan mata karena memiliki vitamin A dan betakaroten yang tinggi.
     Lalu, seperti apakah kegiatan petani wortel yang berada di balik tanaman yang berkhasiat ini? Gede Suardana adalah salah satu petani wortel di Desa Batunya, Kabupaten Tabanan, Bali yang membudidayakan wortel jenis lokal. Suardana memaparkan, selama masa tanam, para petani rutin memberikan pupuk pada awal masa tanam. Menurutnya pemberian pupuk di awal masa tanam sangat berpengaruh terhadap perkembangan tanaman. Pupuk yang mereka gunakan adalah pupuk
organik.
     Hasil pertanian wortel lokal juga tidak mengecewakan. Gede Suardana menjelaskan bahwa ia mampu memperoleh omzet sebesar 2 juta rupiah per bulan dengan harga jual perkilogram sebesar Rp7.000,00. Untuk pemasaran, Suardana menjelaskan bahwa ia membawa wortel-wortelnya tersebut ke Pasar Baturiti Tabanan. Di sana, ia bertemu dengan pengepul sayur yang kemudian mendistribusikan wortel-wortelnya ke beberapa daerah di Pulau Bali.
     Dalam dunia usaha pertanian, ada tiga pihak yang selalu bekerja sama, yakni pemasok, petani yang bersangkutan, dan distributor yang membeli sayur-mayur atau buah-buahan dari petani. Ada pula penjual sayur yang secara langsung membeli sayuran dari petani dan menjualnya secara berkeliling.

Ayo Menulis

Berdasarkan bacaan di atas, identifikasikan:
  • Interaksi manusia dengan lingkungan alam sekitarnya.
  • Interaksi manusia dengan lingkungan sosial.
  • Keberagaman yang dapat kamu temukan di dalam cerita yang disajikan.
Buatlah dalam sebuah bentuk laporan sederhana.
Format laporan sederhana yang bisa kamu pergunakan adalah:
  • Judul laporan
  • Tujuan laporan
  • Hasil identifikasi (gunakan identifikasi bacaan yang diminta sebelumnya)
  • Kesimpulan dari bacaan tersebut.
     Keberagaman yang tinggi dapat kita temukan di lingkungan pasar tempat para petani menjual hasil pangannya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pasar merupakan tempat bertemunya pedagang dan pembeli untuk melakukan kegiatan jual beli. Para penjual dan pembeli yang bertemu di pasar bisa berasal dari berbagai suku, agama, dan tingkat sosial ekonomi. Oleh karenanya, diperlukan rasa toleransi dan tenggang rasa yang tinggi agar kerukunan tetap terjaga.
     Kepedulian masyarakat Indonesia tentang toleransi terhadap keberagaman sudah semakin tinggi. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya iklan masyarakat yang menekankan pada pentingnya toleransi antarsuku atau antaragama. Hal ini menunjukkan bahwa iklan bukan hanya mampu dijadikan sebagai
alat untuk mempromosikan barang atau jasa, tetapi juga sebagai alat untuk mempromosikan hal-hal positif atau kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ayo Mengamati

Berikut adalah beberapa contoh iklan masyarakat yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat, keberagaman adat istiadat, suku bangsa, dan agama.
Iklan A
Tema 3 Subtema 1 Pemelajaran 4
Iklan B
Kalimat Himbauan
Secara individu, lakukanlah pengamatan terhadap kedua iklan media cetak di atas. Isilah format berikut ini dan berikanlah penjelasan pada kolom yang disediakan.

Pada kolom gambar jelaskan:
1. Apakah gambar sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh iklan?
2. Apakah gambar cukup menarik?
3. Apakah gambar cukup jelas ?

Petunjuk Jawaban:

Iklan A:
Kalimat iklan: "Sebatang lidi jadi kuat bila menjadi sapu, Sebuah bangsa jadi kuat bila tetap bersatu"
Kata Kunci: "Mari Bersatu Untuk Maju!!"
Gambar: "Gambar yang disajikan sangat sesuai dengan istilah yang digunakan dalam kalimat iklan dan gambarnya memiliki gambaran mengenai pentingnya persatuan sesuai dengan kata kunci dalam iklan"

Iklan B:
Kalimat iklan: "Kedamaian Ada... Ketika Kita Mau Menerima Perbedaan"
Kata Kunci: "Rayakan perbedaan dengan kebersamaan !!"
Gambar: "Gambar yang disajikan dalam iklan, juga sangat sesuai dengan menampilkan keberagaman budaya dan agama, Sangat pas dengan ajakan yang dituangkan dalam kata kunci"

Gambar iklan yang kamu amati, menyampaikan pesan tentang bersatu dalam keberagaman.
Apakah dalam lingkungan sekolahmu terdapat keberagaman adat istiadat?
Lakukanlah diskusi kelompok tentang perbedaan adat istiadat di beberapa tempat yang kamu ketahui. Amatilah contoh berikut.
Upacara Rambu Solo di Tana Toraja yang merupakan upacara adat untuk penghormatan terakhir sekaligus mengantar orang tercinta yang telah meninggal dunia menuju ke alam baka.
Berikanlah sebanyak mungkin contoh adat istiadat daerah lain yang berbeda dengan adat istiadat setempat.

Ayo Membaca

Bacalah bacaan tentang adat istiadat Tana Toraja, yakni Rambu Solo di bawah ini.

Pesona Tana Toraja

Sebagai salah satu tempat yang terindah di Indonesia, Tana Toraja di Sulawesi Selatan, yang menyimpan begitu banyak pesona alam dan adat istiadat yang unik dan sangat menarik untuk dinikmati. Berkat kekayaan budayanya yang luar biasa, Tana Toraja bahkan dimasukkan ke dalam daftar sementara warisan dunia oleh UNESCO di tahun 2004. Adalah sebuah upacara kematian yang dinamakan Rambu Solo, yang merupakan upacara mengantarkan sanak keluarga yang telah meninggal dunia ke alam baka. Upacara ini biasanya dilangsungkan secara meriah selama berhari-hari serta melibatkan seluruh penduduk desa.

Ayo Berlatih

Seperti apakah adat istiadat yang kamu miliki? Cari tahu lebih banyak tentang adat istiadat yang dimiliki oleh keluargamu.

Deskripsi adat istiadat keluargaku:
"Adat istiadat keluargaku di Makassar, jika seseorang mau menikah maka ada satu kebiasaan di malam sebelum mempelai melaksanakan ijab qabul. Kebiasaan tersebut dikenal dengan adat mappacing atau akkorontigi. Pada malam tersebut calon pengantin diberikan berkat oleh tamu undangan dengan menempatkan daun korontigi di tangan calon mempelai."

Bandingkanlah dengan adat istiadat teman-temanmu yang lain. Tuliskanlah informasi yang kamu peroleh pada kolom berikut.

Deskripsi adat istiadat temanku:
"Adat istiadat di daerah temanku di Jawa, jika seseorang mau menikah, maka ada satu kebiasaan dimalam sebelum mempelai melaksanakan ijab qabul. Kebiasaan tersebut dikenal dengan adat midodareni. Pada acara midodareni ini,  keluarga besar mempelai pria mengunjungi rumah mempelai wanita untuk menyatakan niat mereka untuk meminangnya
Demikianlah pembahasan mengenai Kunci Jawaban Buku Tema 3 Kelas 5 Subtema 1 Pembelajaran 4. Semoga bermanfaat yah sobat pembelajar...

0 Response to "Kunci Jawaban Buku Tema 3 Kelas 5 Subtema 1 Pembelajaran 4"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel