Kunci Jawaban Buku Tema 2 Kelas 5 Subtema 3 Pembelajaran 3

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 2 Udara Bersih Bagi Kesehatan, Subtema 3 Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia, Pembelajaran 3

apologiku.com - Hellow sobat pembelajar ketemu lagi nih, dikesempatan kali ini, kita akan membahas dan mengupas mengenai materi pada buku K13 Kelas 5 Tema 2 Subtema 3 Pembelajaran 3. Untuk lebih memahaminya, kalian bisa membuka buku paket masing-masing pada halaman 103, 104, 105, 106, 107 dan 108.

Nah, untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini yah sobat pembelajar...
Masalah sampah menjadi masalah yang umum dihadapi masyarakat di kota atau daerah mana pun. Berita berikut menyajikan upaya seorang pemimpin daerah untuk mengatasi sampah.

Kelurahan Babakanpasar Luncurkan Gerakan Pungut Sampah

     Agar masyarakatnya sadar dengan kebersihan lingkungan, terutama masalah sampah, Kelurahan Babakanpasar mengajak warganya dalam Gerakan Pungut Sampah (GPS).
     Lurah Babakanpasar Rokib Alhudry menyatakan, GPS ini merupakan program Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor pada tahun 2016. Program ini bertujuan agar Kota Bogor terbebas dari sampah. Karena masalah sampah merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. “Sampah ini bukan hanya tanggung jawab pihak kelurahan atau orang per orang, tapi tanggung jawab bersama kita semua,” jelasnya.
     Rokib berharap ke depannya warga Babakanpasar lebih peduli lagi dengan sampah yang selama ini selalu berserakan sehingga wilayah Babakanpasar terbebas dari sampah.
     “Kalau sampah ini sudah tertata dengan baik, selain indah dipandang, maka warga masyarakat pun akan terhindar dari penyakit,” pungkasnya.

Ayo Menulis

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan bacaan “Kelurahan Babakanpasar Luncurkan Gerakan Pungut Sampah” di atas.

1. Di mana lokasi daerah pada berita tersebut?
Jawab: Kelurahan Babakanpasar

2. Apa masalah yang dihadapi?
Jawab: Masalah yang dihadapi adalah banyaknya sampah yang berserakan.

3. Bagaimana penyelesaian yang diambil oleh pemerintah kota tersebut?
Jawab: Pemerintah Kota mengajak warga untuk melakukan Gerakan Pungut Sampah (GPS).

4. Mengapa semua masyarakat bertanggung jawab atas masalah sampah?
Jawab: Karena masalah sampah yang berserakan cukup mengganggu aktivitas masyarakat, dan menghambat kegiatan masyarakat, sehingga memang perlu tindakan oleh semua masyarakat.

5. Apa keuntungannya jika masalah sampah dapat teratasi dengan baik?
Jawab: Jika maslah sampah dapat teratasi dengan baik, maka tentu akan indah dipandang sehingga warga masyarakat pun akan terhindar dari penyakit

Ayo Berdiskusi

Apa yang terjadi jika masyarakat tidak mau bertanggung jawab atas masalah sampah? Diskusikan dalam kelompokmu, lalu sampaikan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain.

Sampah yang menumpuk dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan organ pernapasan. Tahukah kamu ada orang yang kegiatan sehari-harinya adalah mengumpulkan sampah yang dapat diolah kembali? Ya, betul. Kita biasa menyebutnya pemulung.

Para pemulung mengumpulkan botol-botol plastik, koran bekas, majalah bekas, dan benda-benda lain yang dapat diolah lagi. Benda-benda itu disetorkan kepada orang-orang yang dapat mengolahnya menjadi benda-benda lain yang berguna. Berikut ini beberapa gambar benda hasil daur ulang.

Ayo Berdiskusi

Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dalam bentuk diskusi panel bersama seluruh siswa dalam kelasmu.
1. Apa pendapatmu mengenai pekerjaan sebagai pemulung?
2. Apa pendapatmu mengenai usaha pembuatan benda-benda daur ulang?
3. Bagaimana cara menghargai jasa para pemulung?
4. Bagaimana cara menghargai usaha membuat benda-benda daur ulang?

Petunjuk Jawaban:

1. Menurut saya, pekerjaan sebagai pemulung adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran karena setiap harinya bergelut mengumpulkan sampah untuk kemudian di daur ulang.
2. Menurut saya, usaha pembuatan benda-benda daur ulang, merupakan jenis usaha yang kreatif karena memanfaatkan bahan yang ada berupa sampah yang jika tidak didaur ulang maka akan merusak lingkungan
3. Menghargai jasa para pemulung dapat dilakukan dengan mengapresiasi kegiatan yang dilakukannya dan tidak mengejek profesi pemulung.
4. Menghargai usaha pembuatan benda-benda daur ulang dapat dilakukan dengan mengapresiasi benda hasil karya daur ulang dengan cara membeli benda tersebut.

Menghargai Kegiatan Usaha Ekonomi Orang Lain

     Kegiatan ekonomi yang dilakukan setiap orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain dapat dilihat dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada kegiatan produksi, orang yang terlibat adalah tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar kegiatan produksi. Tenaga kerja akan memperoleh balas jasa dari produsen berupa upah atau gaji dari produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh distributor. Dari kegiatan penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor adalah agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.
     Konsumen adalah pihak yang mengonsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Barang dan jasa diperoleh dari produsen secara langsung atau melalui perantara (distributor). Ketiga pelaku kegiatan ekonomi tersebut akan saling berhubungan membentuk arus diagram ekonomi. Coba temukan peran produsen, distributor, dan konsumen dalam perekonomian Indonesia. Selanjutnya, bahaslah bersama teman dan gurumu di kelas!
     Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran masing-masing yang saling menguntungkan. Menurut kodratnya, manusia berperan sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai makhluk sosial, manusia akan berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain. Sebagai makhluk
ekonomi, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai makhluk sosial maupun makhluk ekonomi, manusia hendaknya memiliki etika moral. Dengan etika moral, manusia dapat menghargai setiap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang lain.
     Amatilah pakaian yang kamu kenakan! Bagaimana berlangsungnya proses produksi pakaian? Proses menghasilkan pakaian membutuhkan waktu yang lama. Untuk membuat pakaian produsen pakaian membutuhkan bahan baku berupa kain dan benang. Kain dapat diperoleh dari perusahaan pemintalan benang. Bahan baku benang berupa kapas yang dihasilkan dari perkebunan tanaman kapas. Untuk menjadi benang, kapas dipintal terlebih dahulu. Kemudian benang ditenun di pabrik tenun hingga menjadi kain. Selanjutnya, kain dapat dibuat pakaian oleh penjahit. Begitulah proses panjang produksi pakaian. Banyak pihak yang terlibat dalam proses produksi ini. Ada petani tanaman kapas, pekerja pemintalan, penenun kain, penjahit, dan pengusaha garmen. Begitu panjangnya proses produksi ini hendaknya kita perlu menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain.

0 Response to "Kunci Jawaban Buku Tema 2 Kelas 5 Subtema 3 Pembelajaran 3"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel